udah lama banget berarti aku ga main ke sini. terabaikan gitu aja. maaf, hehe.
mungkin memang ga se-intensif dulu main-main disini. banyak yang harus diselesaikan di luar sana. tapi, kalau ada yang ingin aku bagi, pasti langsung ditumpahin disini deh ;)
beberapa waktu lalu, aku dapet cerita dari seorang temen. temen yang cukup dekat tentu nya. aku tertarik dengan cerita nya. sebelumnya aku udah minta izin untuk menceritakan (kembali) disini dan dia mengizinkan.
begini..
panggil saja dia, ve. dia salah satu temen aku yang sering cerita banyak. namun, kali ini kenapa aku meminta izin menceritakan kembali kisahnya disini, yaa menurut aku lumayan bisa ngasih kita sedikit pelajaran dibalik kisahnya ini.
ve, seorang mahasiswi disalah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang sekarang lagi pusing mikirin skripsi nya. untuk mencairkan kepusingan nya, ve memilih aktif di twitter. yaa, untuk ber-haha hihi dengan tweet dari acc yang difollow nya. beberapa bulan yang lalu, ve cerita kalau dia punya pacar. dari cara nya mengilustrasikan sosok si pacar, terlihat jelas bahwa ve sangat mengagumi nya. terlihat juga bahwa ve sangat nyaman. pacar ve begitu pintar membagun suasana menjadi nyaman. dia sering memberikan ve kejutan-kejutan kecil. cewek mana sih yang ga suka kejutan? ga ada kan? begitu juga ve. tanpa harus menunggu ulang tahun atau anniversary mereka. kejutan-kejutan yang tak disangka selalu datang.
sampai akhirnya mereka melewati bulan ke-3. tanpa ada apa-apa. ve kembali cerita kalau mereka putus. jelas, aku kaget. melihat ve yang penuh dengan kebingungan. jujur, aku sendiri tak tau harus berbuat apa. aku sempat bertanya, sebenarnya apa yang terjadi. apa ada yang ga baik diantara kalian? ve hanya menjawab, 'semuanya baik. aku sendiri juga ga tau kenapa'. see! aku makin bingung harus gimana.
besoknya, ve datang lagi dengan cerita yang baru. bukan. bukan pacar baru. tapi, cerita yang baru.
ve : kamu tau? aku berterima kasih diberi rasa ingin tau dari Tuhan.
me : kenapa gitu? ada apa?
ve : ingat cerita ku? yaa, cowok itu. mantan ku. ternyata dugaan aku benar.
me : kamu menduga apa?
ve : bukannya ingin berprasangka buruk. tapi, beberapa waktu sebelum
aku dan dia selesai, aku merasa ada yang aneh. beda banget udah rasanya.
me : lalu kamu ngapain? jadi detective gitu? kaya anak kecil ih.
ve : uty sayang, kenapa harus kaya anak kecil? aku jadi detective
hanya ingin memastikan semuanya. biar aku ga bingung kaya kemarin lagi.
kamu tega liat aku bingung gitu?
me : bukan gitu. lalu kesimpulan dari hasil penyelidikan mu apa?
ve : banyak banget. dan semuanya semakin buat aku yakin untuk ambil keputusan
benar-benar pergi.
1; aku nemuin tweet dia ke masa lalu nya. yaa gitu lah isi nya.
kamu pasti tau yg aku maksud.
2; apa yang dia bilang dengan apa yang dia lakukan itu beda banget.
3; dan, 1bulan yang lalu, dia failed annive sama masa lalu nya itu,
dia ngirim ucapan 'happy failed annive'. kurang jahat apa lagi coba?
manis nya itu ga bisa dipercaya banget. malesin.
me : ngucapin failed annive? parah lah itu mah. itu salah satu tanda minta balikan
kalau menurut artikel yang pernah aku baca.
ve : see! makanya, sekarang aku mutusin untuk benar-benar pergi. aku berhenti.
aku biarin dia jalan sendirian. aku biarin dia menggapai apa yang
seharusnya jadi milik dia. aku ingin dia bener-bener bahagia.
me : kenapa sih harus sebegitu ngorbanin perasaan? kamu juga punya hak untuk
perjuangin perasaan kamu. setiap orang kan punya hak untuk dicintai dan
mencintai? kamu terlalu sering mengalah ve.
ve : apa yang salah dengan berkorban untuk orang yang kita sayang?
aku rasa, semua orang juga melakukan pengorbanan.
meskipun dengan cara yang berbeda. kamu tau, seseorang yang melakukan
bunuh diri itu juga termasuk pengorbanan. mungkin dia terlalu ekstrim.
dan mungkin aku ga seberani dia. cuma ini yang bisa aku lakukan.
sejauh aku ga menyakiti hati siapa pun, aku rela, uty.
*******
mungkin hanya segitu percakapan yang dapat aku ceritakan. memang ga panjang. tapi, semoga dapat sedikit memberi pelajran buat kita.
setiap orang berhak atas perasaan nya. setiap orang berhak memilih apapun. setiap orang juga berhak atas keputusan nya. dan, setiap orang berhak memperjuangkan perasaan nya. jika merasa 'rasa' yang hadir itu memang buat kita. terus perjuangkan. ga ada yang ga mungkin selagi kita mau berusaha.
tapi, jika kita melihat sisi yang ga mungkin. sisi dimana ga ada sedikit celah untuk kita masuki. maka, belajarlah. belajar untuk merelakan. belajar untuk mengikhlaskan. belajar untuk kembali tersenyum. memang selalu sulit. tapi, dengan mencobanya perlahan, sedikit demi sedikit, lambat laun pasti akan bisa.
semuanya kita lewati sebagai proses. tanpa adanya proses, kita ga akan pernah tau gimana hasil yang akan didapat. tanpa adanya proses kita ga akan pernah tau gimana rasanya 'jatuh' berkali-kali. tanpa adanya proses kita juga ga akan pernah tau gimana manisnya 'senyum' setelah melewati semuanya.
so, nikmati dan lewatilah seperti apapun proses yang ada. jangan mengeluh. bagaimana pun nanti nya, akan selalu ada kebahagiaan yang menanti. believe it!








